Cara Aman Mengatasi ABORSI GAGAL dengan KURET / Dilatasi

Aborsi dengan kuret dilatasi adalah salah satu metode untuk menghentikan kehamilan atau yang ingin menggugurkan kandungan karena suatu alasan.

cara aborsi menggugurkan kandungan melalui operasi kuretase atau dilatasi

Praktek aborsi dengan kuret dilatasi hanya dapat dilakukan dengan dokter di rumah sakit.

Kuret atau dilatasi sebenarnya bukanlah suatu tindakan yang bertujuan untuk menggugurkan janin, melainkan hanya mengeluarkan sisa-sisa sel janin yang masih tertinggal di dalam rahim setelah wanita mengalami keguguran alami ( 1-2 bulan ) atau aborsi yang tidak tuntas ( aborsi gagal ).


Langkah-Langkah Aborsi dengan Kuret DilatasiBiaya


Proses dalam aborsi dengan kuret dilatasi biasanya berlangsung dalam waktu yang singkat, yaitu sekitar 10-30 menit.

Langkah pertama yang dilakukan adalah memberikan pembiusan (anastesi) yang berupa suntikan / obat kepada pasien, agar rasa sakit yang ditimbulkan saat proses menggugurkan kehamilan dengan kuret dilatasi dapat berkurang.

Ketika bius sudah mulai bereaksi, langkah berikutnya yaitu melebarkan leher rahim dengan menggunakan spekulum yang dimasukkan ke mulut rahim (vagina).

Kemudian, alat berupa gunting penjepit juga dimasukkan untuk membuka rahim / serviks untuk mempermudah tahap kuretase.

Setelah itu alat kuret yang berupa sendok atau alat penghisap akan dimasukkan ke dalam rahim untuk mengerok / menyedot janin keluar.

Pada langkah ini, umumnya akan terjadi pendarahan yang cukup hebat akibat dari tahap kuretase tersebut.


Efek Samping dan Resiko Aborsi Dengan Kuret Dilatasi


Efek samping dan resiko melakukan aborsi dengan dilatasi yang biasanya terjadi antara lain :

  • Aborsi tidak tuntas ( terutama pada klinik aborsi )
  • Kerusakan pada rahim ( luka robekan / tusukan )
  • Infeksi radang panggul ( bakteri yang masuk dalam luka )
  • Gangguan kesehatan janin pada kehamilan selanjutnya
  • Kemandulan

Tindakan medis dengan prosedur apapun pasti mempunyai efek samping bagi kesehatan.

Apalagi dalam hal aborsi menggugurkan janin dengan operasi kuret, tentu hal tersebut dapat menimbulkan resiko yang lebih berbahaya akibat alat medis yang sangat rentan melukai dinding rahim serta berdampak pada kesehatan jangka panjang.


Biaya & Harga Aborsi Dengan Operasi Kuret


Harga yang dipatok untuk operasi kuret di rumah sakit atau klinik, pada umumnya antara Rp. 2.500.000,- hingga Rp.5.000.000,- tergantung pada usia kandungan dan tingkat resiko kehamilan tersebut.

Selain biaya yang tergolong mahal, perlu untuk mempertimbangkan kembali tentang dampak baik dan buruknya terhadap keselamatan anda sebelum menentukan cara aborsi yang akan anda lakukan.

Menggugurkan janin dengan obat aborsi yang mengandung Misoprostol 200pg bisa menjadi pilihan yang tepat, aman dan bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa memerlukan bantuan dokter atau bidan sekalipun.

Merek Misoprostol 200pg yang biasa dipakai untuk menggugurkan kandungan adalah Cytotec.

Bentuk obat misoprostol cytotec dosis 200pg yang asli dan bisa digunakan untuk ABORSI

Obat Misoprostol Cytotec bisa diperoleh melalui situs web aborsi online, karena terkait masalah hukum yang berlaku di Indonesia.

Harga perbutir tablet Misoprostol Cytotec di setiap penjual tentu tidak sama,dan harga di Apotik biasanya cenderung lebih mahal daripada penjual online.

Pastikan terlebih dahulu sebelum memilih situs penjual obat aborsi, selalu teliti dan berhati-hati dalam melakukan transaksi online.

Sebab, sudah banyak yang menjadi korban penipuan situs atau akun sosial media.Hubungi kami untuk penjelasan lebih lanjut terkait masalah aborsi dan info obat aborsi Misoprostol.